Menjelang akhir Bulan Januari 2007 para remaja Hindu yang tergabung sebagai peserta program beasiswa DARMA memperoleh libur semester ganjil selama satu minggu dari sekolah tempat mereka belajar.
Liburan ini tidak disia-siakan begitu saja oleh mereka. Selain mengunakan liburan untuk bersantai sejenak dari rutinitas sekolah. Mereka juga mengisi liburan kali ini dengan aktivitas yang bermanfaat
Pada Hari Kamis 25 Januari 2007 mereka melakukan kunjungan ke perpustakaan milik Pemerintah Kota Malang dan beberapa media massa lokal yang berada di Malang. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membuka wawasan yang nantinya akan mendukung swadharma mereka selama ini di program DARMA.
Kunjungan pertama mereka adalah ke perpustakaan Kota Malang. Kurang lebih 45 menit mereka melakukan observasi di tempat ini. Kunjungan kedua mereka adalah ke Mahameru TV, yang kebetulan satu gedung dengan perpustakaan Kota Malang hanya beda lantai saja.
Di sini mereka di sambut oleh Bapak Charles sebagai salah satu komisaris Mahameru TV. Para peserta DARMA dipaparkan tentang bagaimana operasional dari salah satu televisi lokal Malang ini. Acara kunjungan diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan.
Dari Mahameru TV kunjungan dilanjutkan ke kantor redaksi Koran Pendidikan yang terletak di Jalan Bogor 44 Malang. Di sini para peserta program DARMA diterima langsung oleh pimpinan redaksi dan penanggung jawab Koran Pendidikan serta beberapa awak Koran Pendidikan lainnya. Para peserta program DARMA khususnya yang menangani penerbitan buletin Dharma Sastra sempat melakukan tanya jawab dengan pimpinan redaksi Koran Pendidikan. Setelah sesi dialog selesai, mereka pun diajak melihat-lihat bagaimana sistem kerja yang dilakukan oleh para awak Koran Pendidikan. Sebagaimana kunjungan di Mahameru TV, para peserta program DARMA juga menyerhakan kenang-kenangan yang diterima langsung oleh pimpinan redaksi Koran Pendidikan.
Kunjungan terakhir mereka adalah ke salah satu radio swasta di Malang yang memiliki gaya anak muda yaitu Radio Elfara FM. Mereka diterima oleh salah satu marketing Radio Elfara FM. Sebelum melihat-lihat operasional dari Radio Elfara FM, mereka diberikan pemaparan dan kesempatan tanya jawab. Setelah itu barulah mereka diajak menelusuri ruang-ruang siaran yang ada di gedung radio ini. Kunjungan pun berakhir dengan penyerahan kenang-kenangan.
Sunday, April 1, 2007
Mengisi Liburan Ala DARMA
Peringatan Setahun Program DARMA
Dalam rangka peringatan setahun berjalannya program beasiswa DARMA , pada Hari Minggu 10 September 2006 para peserta program DARMA mengadakan kunjungan ke Petungsewu Wild Animal Education Center ( P- WEC ) yang terletak di bawah kaki gunung Kawi tepatnya di Desa Petungsewu Kecamatan Dau.
P- WEC dipilih sebagai tujuan mengingat lokasinya yang tidak begitu jauh dari tempat tinggal sebagian besar peserta program DARMA. Disamping itu, P- WEC merupakan pusat pendidikan informal tentang pelestarian satwa liar dan habitatnya. Didirikan oleh ProFauna Indonesia pada akhir tahun 2003.
Pemberangkatan di mulai pukul 08.30 pagi hari dari Wagir. Dengan transportasi yaitu 7 unit sepeda motor. Karena keterbatasan jumlah motor, akhirnya ada salah satu motor yang terpaksa berboncengan tiga. Perjalanan menuju lokasi memakan waktu kurang lebih 45 menit, di karenakan jalan yang rusak serta naik turun bukit. Setiba di lokasi , mereka langsung menuju ruang penerimaan tamu. Selanjutnya mereka berkumpul di sebuah taman yang dekat dengan balai makan.
Disini mereka membahas agenda yang akan di laksanakan pada hari itu. Adapun agaenda yang akan di lakukan antara lain:
1. Free test mengenai keumatan
2. Observasi lingkungan
3. Diskusi hasil observasi dan layanan program DARMA kedepannya.
Free test terdiri dari beberapa pertanyaan yang menguji wawasan peserta program DARMA tentang seputar permasalahan sosial keumatan. Diantaranya kualitas pendidikan dan ekonomi umat yang masih perlu ditingkatkan. Selain itu, di tanyakan juga mengenai permasalahan pada program DARMA.
Setelah menyelesaikan free test, peserta program DARMA melanjutkan agenda yang kedua, yaitu observasi di lingkungan P – WEC. Mereka diberikan waktu empat puluh lima menit untuk melakukan observasi.
Selama waktu yang diberikan, mereka mengelilingi kawasan P – WEC seluas seperempat hektar untuk melakukan pengamatan. Setelah melakukan observasi,kemudian mereka berkumpul di depan perpustakaan yang ada di lingkungan P – WEC untuk membahas hasil observasi yang sudah dilaksanakan.
Dari observasi yang dilakukan, mereka menemukan beberapa hal yang terdapat di area P – WEC. Seperti bangunan ( Asrama Siamang, Asrama Lutung Jawa, Asrama Orang Utan, Balai Makan, Balai Pertemuan, Perpustakaan Mini, dan fasilitas Out Bound). Disamping bangunan, mereka juga menemukan beberapa binatang ( Merak, Monyet Hitam, Kancil, Burung Kakak Tua dan Rusa ).
Setelah pembahasan hasil observasi, tibalah waktu makan siang. Mereka pun menuju Balai Makan untuk menikmati hidangan vegeterian. Sambil menikmati hidangan makan siang, mereka menyusun progaram kerja masing–masing departemen.
Penyusunan program kerja berjalan dalam suasana serius tapi santai. Sesudah selesai, program ini dibahas bersama-sama antar departemen. Dari departemen penerbitan merencanakan ada rubrik baru dan keinginan meningkatkan kualitas cetak menjadi berwarna. Departemen perdagangan merencanakan pengadaan komoditi perdagangan dalam jumlah yang lebih besar. Dari departemen perpustakaan berkeinginan menambah koleksi bahan pustaka. Sedangkan departemen penerangan merencanakan on-air radio komunitas Hindu.
Disamping pembahasan program kerja mereka juga melakukan evaluasi terhadap agenda yang dilakukan selama di P-WEC. Disimpulkan kalau kegiatan sejenis sebaiknya dilakukan dengan mengambil lokasi yang jumlah umat Hindunya minim secara kuantitas.
Kunjungan ditutup dengan acara foto-foto bersama di beberapa lokasi yang berada di kawasan P-WEC. Ok deh..Happy Anniversary Program DARMA. Semoga semakin banyak memberi karya nyata bagi pembangunan keumatan.
P- WEC dipilih sebagai tujuan mengingat lokasinya yang tidak begitu jauh dari tempat tinggal sebagian besar peserta program DARMA. Disamping itu, P- WEC merupakan pusat pendidikan informal tentang pelestarian satwa liar dan habitatnya. Didirikan oleh ProFauna Indonesia pada akhir tahun 2003.
Pemberangkatan di mulai pukul 08.30 pagi hari dari Wagir. Dengan transportasi yaitu 7 unit sepeda motor. Karena keterbatasan jumlah motor, akhirnya ada salah satu motor yang terpaksa berboncengan tiga. Perjalanan menuju lokasi memakan waktu kurang lebih 45 menit, di karenakan jalan yang rusak serta naik turun bukit. Setiba di lokasi , mereka langsung menuju ruang penerimaan tamu. Selanjutnya mereka berkumpul di sebuah taman yang dekat dengan balai makan.
Disini mereka membahas agenda yang akan di laksanakan pada hari itu. Adapun agaenda yang akan di lakukan antara lain:
1. Free test mengenai keumatan
2. Observasi lingkungan
3. Diskusi hasil observasi dan layanan program DARMA kedepannya.
Free test terdiri dari beberapa pertanyaan yang menguji wawasan peserta program DARMA tentang seputar permasalahan sosial keumatan. Diantaranya kualitas pendidikan dan ekonomi umat yang masih perlu ditingkatkan. Selain itu, di tanyakan juga mengenai permasalahan pada program DARMA.
Setelah menyelesaikan free test, peserta program DARMA melanjutkan agenda yang kedua, yaitu observasi di lingkungan P – WEC. Mereka diberikan waktu empat puluh lima menit untuk melakukan observasi.
Selama waktu yang diberikan, mereka mengelilingi kawasan P – WEC seluas seperempat hektar untuk melakukan pengamatan. Setelah melakukan observasi,kemudian mereka berkumpul di depan perpustakaan yang ada di lingkungan P – WEC untuk membahas hasil observasi yang sudah dilaksanakan.
Dari observasi yang dilakukan, mereka menemukan beberapa hal yang terdapat di area P – WEC. Seperti bangunan ( Asrama Siamang, Asrama Lutung Jawa, Asrama Orang Utan, Balai Makan, Balai Pertemuan, Perpustakaan Mini, dan fasilitas Out Bound). Disamping bangunan, mereka juga menemukan beberapa binatang ( Merak, Monyet Hitam, Kancil, Burung Kakak Tua dan Rusa ).
Setelah pembahasan hasil observasi, tibalah waktu makan siang. Mereka pun menuju Balai Makan untuk menikmati hidangan vegeterian. Sambil menikmati hidangan makan siang, mereka menyusun progaram kerja masing–masing departemen.
Penyusunan program kerja berjalan dalam suasana serius tapi santai. Sesudah selesai, program ini dibahas bersama-sama antar departemen. Dari departemen penerbitan merencanakan ada rubrik baru dan keinginan meningkatkan kualitas cetak menjadi berwarna. Departemen perdagangan merencanakan pengadaan komoditi perdagangan dalam jumlah yang lebih besar. Dari departemen perpustakaan berkeinginan menambah koleksi bahan pustaka. Sedangkan departemen penerangan merencanakan on-air radio komunitas Hindu.
Disamping pembahasan program kerja mereka juga melakukan evaluasi terhadap agenda yang dilakukan selama di P-WEC. Disimpulkan kalau kegiatan sejenis sebaiknya dilakukan dengan mengambil lokasi yang jumlah umat Hindunya minim secara kuantitas.
Subscribe to:
Posts (Atom)